Komoditi

Desa Dara Kunci memiliki komoditi dari hasil hutan yang dikelola, baik Hasil Hutan Kayu (HHK) maupun Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Yang termasuk dalam komoditi HHK adalah sonorkeling, Singon Buto dan Mahoni. Sedangkan HHBKnya adalah Jambu Mete, Madu, Asem dan Srikaya. Dari sekian banyak jenis hasil hutan tersebut, yang paling banyak diminati oleh investor-investor luar maupun lokal adalah Jambu Mete. Pada bulan Juni 2017, ketika dalam prapanen, hasil yang dapat diterima ±450 ton per sekali panen yang melibatkan dua Desa yaitu Desa Dara Kunci dan Desa Sugian Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur-NTB. Sehingga dapat dikatakan bahwa Jambu Mete merupakan Komoditas Unggulan di Desa Dara Kunci secara khusus dan Kecamatan Sambelia secara umum.

“Dengan hasil yang melimpah tersebut, mampu mengurangi tingkat pengangguran di Desa Dara Kunci 1%”, ujar Ramdan selaku pembeli hasil panen sekaligus sebagai pemilik hutan.

Yang menjadi masalah disini adalah hasil panen yang begitu banyak hanya bisa dijual secara gelondongan oleh masyarakat setempat dikarenakan minimnya pengetahuan sekaligus peralatan dalam pengolahan jambu mete dan tahap pemanenan jambu mete itu sendiri hanya dapat dilakukan 1 tahun sekali dan dikategorikan salah satu hasil panen musiman.

Dokumentsi Pohon Jambu Mete

Comments are closed